Ramadhan Recharge 1447 H

Momentum Recharge Ruhani dan Sosial untuk Umat Islam Indonesia

Tema Kegiatan

Ramadhan merupakan momentum recharge ruhani dan sosial bagi umat Islam. Di bulan inilah SWT membuka ruang luas untuk memperbaiki iman, memperkuat hati, menata ulang orientasi hidup, serta menguatkan kemauan sosial dan kemanusiaan. Oleh karena itu, tema "Ramadhan Recharge: Iman, Cinta, Peduli & Kolaborasi" dihadirkan sebagai kerangka nilai dan arah gerak bagi seluruh lembaga dan bermakna dan berdampak. Tema ini menegaskan bahwa Ramadhan adalah proses berjenjang: iman yang direcharge akan menghasilkan cinta, cinta akan mengedarkan kepedulian, dan kepedulian membutuhkan kolaborasi agar kebaikan dapat hadir secara luas, berdampak dan berkelanjutan.

Ramadhan Decoration

Detail Tema

IMAN CINTA PEDULI KOLABORASI
- Iman sebagai kesadaran akan kehadiran Allah dalam seluruh aspek kehidupan.
- Iman yang tercermin dalam ketataan, kejujuran, kesabaran, dan akhlak.
- Iman yang tidak berhenti pada ritual, tetapi membentuk cara berpikir dan bersikap.
- Cinta sebagai manifestasi iman dalam bentuk akhlak mulia.
- Cinta yang menghadirkan rasa empati, saling menghargai, dan menghargai.
- Cinta yang menolak kekerasan, kebencian, dan perpecahan.
- Peduli sebagai kesadaran sosial atas penderitaan dan kebutuhan orang lain.
- Peduli yang diwujudkan melalui aksi nyata, bukan sekedar simpati.
- Peduli yang melampau batas wilayah, kelompok, dan identitas.
- Kolaborasi sebagai kerja bersama dalam kebaikan dan ketakwaan.
- Kolaborasi lintas lembaga, grup/kelas, dan talenta.
- Kolaborasi yang mendedepankan sinergi, kepercayaan, dan tujuan bersama.

Kajian Al Qur'an - Surat Nuh

Surat Nuh adalah surat Makkiyah yang secara khusus merekam perjuangan dakwah Nabi Nuh 'alaihissalam kepada kaumnya selama ratusan tahun. Surat ini bukan sekadar kisah sejarah, tetapi cermin perjalanan iman, kesabaran, kepedulian, dan keteguhan dalam menegakkan manusia kembali kepada Allah.

Ketuaan Surat Nuh:

  1. Mengajarkan Dakwah yang Penuh Kesabaran dan Konsistensi: Surat Nuh menampilkan Nabi Nuh sebagai teladan dakwah yang istiqamah, siang dan malam, secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi, tanpa lelah meski menghadapi penolakan (QS. Nuh: 5)
  2. Menegaskan Pentingnya Istighfar sebagai Jalan Perubahan: Surat Nuh menekankan istighfar bukan hanya sebagai amalan spiritual, tetapi sebagai kunci turunnya keberkahan hidup (QS. Nuh: 10)
  3. Mengingatkan Bahaya Keangkuhan dan Penolakan Kebenaran: Surat ini juga menjadi peringatan keras bahawa kesombongan, kemapanan palsu, dan pembangkangan kolektif dapat membawa kehancuran suatu kaum
  4. Menunjukkan Kepedulian Seorang Nabi terhadap Umatnya: Doa Nabi Nuh tidak hanya untuk dirinya, tetapi untuk umat bahkan lintas generasi (QS. Nuh: 28)
Islamic Archway

Relevansi Surat Nuh dengan Tema

Ketika Ramadhan dipahami sebagai bulan transformasi, maka Surat Nuh memberi kerangka amal yang sangat relevan dengan spirit Ramadhan

  1. Istighfar sebagai Amal Inti Ramadhan: Ramadhan adalah bulan pengampunan. Surat Nuh menegaskan bahawa istighfar adalah pintu utama perubahan diri dan masyarakat
  2. Kesabaran dan Istiqamah dalam Ibadah: Sebagaimana Nabi Nuh berdakwah tanpa lelah, Ramadhan mengajarkan ketekunan beramal, bukan semangat sesaat
  3. Kepedulian Sosial sebagai Buah Iman: Doa dan dakwah Nabi Nuh lahir dari kepedulian mendalam terhadap umatnya. Ramadhan pun menuntut iman yang berdampak sosial
  4. Perintah agar Ramadhan Tidak Berlalu Sia-sia: Surat Nuh mengingatkan bahawa membiarkan peringatan Allah membawa kerugian besar. Ramadhan adalah peringatan tahunan yang sangat mahal untuk dibiarkan

Surat Nuh mengajarkan bahawa perubahan besar selalu dimulai dari taubat, kesabaran, dan kepedulian yang konsisten. Inilah ruh utama amal Ramadhan 1447 H: membersihkan diri dengan istighfar, menguatkan iman dengan kesabaran, dan menghadirkan kepedulian melalui aksi nyata, agar Ramadhan tidak hanya mengubah individu, tetapi juga membentuk umat dan masyarakat

Amal Ramadhan 1447 H

01

Sebelum Ramadhan

Menyapkan hati, pikiran, dan kehidupan agar Ramadhan dijalani dengan sadar dan maksimal

02

Selama Ramadhan

Menghidupkan iman, cinta, dan kepedulian dalam ibadah, akhlak, dan aksi nyata

03

Setelah Ramadhan

Menjadikan Ramadhan sebagai titik awal membangun ekosistem perjuangan dan kolaborasi

Detail Amal Ramadhan

Sebelum Ramadhan Selama Ramadhan Setelah Ramadhan
- Persiapan Niat (Meluruskan niat dan memperbaiki dok bertemu dan mempersiapkan Spiritual (Memperbanyak istighfar dan taubat, Membiasakan puasa sunnah, shalat sunnah, tilawah al Qur'an)
- Persiapan Ilmu dan Wawasan (Memelajari fiqh puasa, zakat, dan amalan Ramadhan)
- Persiapan Fisik dan Manajemen Hidup (Menjaga kesehatan dan pola makan, Menata jadwal kerja, keluarga, dan ibadah, Menyiapkan anggaran zakat, infaq dan sedekah, Membersihkan rumah dan lingkungan)
- Ibadah Wajib dan Inti (Berpuasa dengan menjaga lisan, hati, dan perilaku, Menjaga shalat lima waktu berjamaah)
- Ibadah Sunnah Unggulan (Shalat tarawih, qiyamul lail, tilawah al-Qur'an dan tadabbur, banyak doa, dzikir dan istighfar)
- Amal Akhlak dan Sosial (Menjaga akhlak: sabar, jujur, meredam amarah, Memupuk hubungan keluarga dan ukhuwah, Memberi makan berbuka, berbagi sedekah)
- Amal Kepedulian dan Kemanusiaan (Program sosial ramadhan, Memberi fakir miskin, dhuafa, dan korban bencana, Menumbuhkan empati terhadap penderitaan umat, termasuk Palestina)
- Menjaga Konsistensi Ibadah (Melanjutkan shalat berjamaah dan qiyamul lail semampunya, Puasa sunnah (Syawal, Senin-Kamis)
- Menjaga Akhlak dan Etos Hidup (Menjaga lisan dan perilaku seperti saat Ramadhan, Mempraktikkan disiplin, kejujuran, dan empati sosial)
- Melanjutkan Kepedulian Sosial (Menjadikan sedekah dan infaq sebagai kebiasaan, Melanjutkan program pemberdayaan dan bantuan sosial)
- Evaluasi dan Perbaikan Diri (Muhasabah: apa yang berhasil selama Ramadhan, Menyusun komitmen amal berkelanjutan)

Rincian Target Amal Ramadhan - Individu

Target Individu Keluarga & Masyarakat
1) Menjaga puasa dengan penuh kesadaran (lisan, hati, dan perilaku);
2) Tilawah Al Quran minimal tiga kali khatam;
3) Menghafal dan mentadabburi surat Nuh;
4) Murajaah atau menghafal juz 30;
5) Bertahbib minimal 300x per hari;
6) Sholat tarawih dan witir setiap hari;
7) Qiyamul lail (min 2 rakaat) setiap malam;
8) Bersitighfar 100x di waktu sahur tiap hari;
9) Dzikir lengkap pada Pagi-Sore;
10) Membaca wirid doa 10 hari terakhir;
11) Hemmbaca wirid doa 10 hari terakhir;
12) Sedekah harian minimal Rp 2000,-;
13) Minimal 1 orang, mauun dakwah secara umum;
14) Berdoa khusus untuk bangsa, umat dan korban musibah;
15) Terbentuknya pribadi yang lebih bertakwa, berakhlak, dan peduli
1) Berkumpul bersama keluarga pada minimal 1x pekan (berupa liqo', rihlah, obrolan ringan, dll);
2) Tilawah dan tadabbur al Qur'an tertutup juz 30;
3) Sahur bersama keluarga yang disi dengan tadarusan sambil menunggu azan subuh;
4) Sholat subuh di mesjid bersama keluarga setiap hari;
5) Ifthor bersama keluarga minimal 3x per pekan;
6) Tarawih bersama keluarga minimal 5x per pekan;
7) Itikaf bersama keluarga min 3x pada 10 hari terakhir Ramadhan di masjid terdekat;
8) Memberi ifthar min 1x sepekan tertutama kepada tetangga atau masjid/mushalla terdekat;
9) Berpartisipasi dalam kegiatan ramadhan di masyarakat/kantor min 1x kegiatan per pekan;
10) Sedeqah keluarga (celengan) untuk musibah Sumatera;
11) Sedeqah keluarga (celengan) untuk musibah Sumatera;
12) Terbangunnya keluarga yang religius, hangat, dan berorientasi nilai

Rincian Target Amal Ramadhan - Grup/Kelas

Target Grup/Kelas Lembaga/Waijibah
1) Melakukan kegiatan "Sehari Bersama Al Quran" (tilawah, tadabbur, setoran hafalan);
2) Kegiatan sosial kemasyarakatan (melibatkan masyarakat);
3) Buka Puasa bersama anggota grup minimal 1 kali selama Ramadhan;
4) Penggalangan dana dan peduli bencana dan solidaritas;
5) Kemanusiaan Palestina;
6) Doa dan munajat bersama untuk kebaikan bangsa, umat dan dunia;
7) Menyebarkan pesan-pesan syiar Ramadhan melalui berbagai media kepad anggota dan masyarakat umum;
8) Terbit buku atau rekaman (misal pesantren ramadhan);
9) Terciptanya grup/kelas yang solid, peduli, dan kolaboratif
1) Menyusun Program Amal Ramadhan terarah, terukur, dan selaras dengan tema besar;
2) Muncuilnya min 3 orang tokoh lembaga yang aktif menyuarakan pesan Ramadhan (iman, cinta, peduli, kolaborasi) secara konsisten;
3) Membangun kolaborasi antar lembaga, komunitas, dan mitra dakwah;
4) Mengelola ZISWAF dengan amanah, profesional, transparan, dan berdampak;
5) Menyelenggarakan program yang berkesinambungan pasca-Ramadhan;
6) Meningkatnya kepercayaan publik terhadap lembaga sebagai penggerak akhlak dan kepedulian;
7) Menguatkan ikatan media sosial sebagai ruang dakwah, edukasi dan inspirasi;
8) Membangun kolaborasi digital dan ekosistem brand antar lembaga;
9) Menguatnya peran lembaga sebagai penggerak nilai dan dampak Ramadhan
Ramadhan Lanterns